Pengajian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1448 H/ 2026 M Keluarga Besar SMA Negeri 1 Cangkringan dilaksanakan pada Kamis, 27 September 2026 M – 14 Rabiul Awal 1448 H. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Masjid Darul Il’mi SMANCA yang diikuti oleh seluruh warga SMA Negeri 1 Cangkringan baik Guru-TAS- Mahasiswa PK UNY-PLP UII, serta Peserta Didik kelas X,XI,XII yang beragama Islam. Dalam Pengajian memperingati Maulid Nabi SAW tahun ini menghadirkan Ustaz H. Mujiharno,S.Ag. serta dihibur Tim Hadroh Qotrun Nada ( Masjid Nurul Fatah Purworejo, Hargobinangun, Pakem ).
Kegiatan tersebut dilaksanakan jam 12.45 Wib – 14.45 Wib diawali dengan Pra-Acara yang diisi oleh Grup Hadroh Qotrun Nada dengan lagu-lagu religi. Acara kegiatan tersebut dipandu oleh Ananda Evanka dan Ananda Ridwan dari pengurus Rohis Darul Il’mi.
Acara inti dimulai jam 12.45 Wib dengan doa pembuka membaca surat Al-Fatihah, dilanjutkan dengan gema wahyuillahi oleh Qori: Ananda Hanum, serta Saritilawah oleh Ananda Hanum dengan membacakan surat Al-Ahzab Ayat 21. Bimo Susetyo,S.Si.,M.Pd. dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta pengajian yang hadir semoga kita semua dapat meneladani suri teladan dari Nabi Muhammad SAW lebih-lebih dalam akhlaq dan senang salat berjamaah. “
Sungguh telah ada pada ( diri ) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu ( yaitu ) bagi orangyang mengharap ( rahmat ) Allah dan ( kedatangan ) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah”. Terutama dalam akhlaq dan salat berjamaah. Hal tersebut dijabarkan oleh Ustaz H. Mujiharno,S.Ag. dalam tausiahnya yakni Apabila seorang hamba cinta Rasulullah SAW itu pertanda juga cinta Allah SWT.
Apabila kita sudah cinta kepada Nabi SAW harus bisa meneladani akhlak yang menjadi ajaran Rasulullah lebih-lebih dalam hal akhlak kejujuran, misal ibadah shalat berjamaah , berbakti kepada kedua orang tua, berbakti kepada guru, dll. Salat berjamaah merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam, terutama bagi kaum laki-laki. Banyak dalil dari Al -Qur’an dan hadist Nabi Muhammad SAW yang menunjukkan besarnya pahala dan keutamaan salat yang dilakukan secara berjamaah.
Disampaikan lima fadhilah utama salat berjamaah yakni:
(1) pahala dilipatgandakan 27 derajat, ( salat berjamaah lebih utama daripada salat sendirian sebanyak dua puluh tujuh derajat ,
(2) terhindar dari siksa kubur dan menumbuhkan rasa persaudaraan ( mempererat ukhuwah Islamiyah ),
(3) menerima buku catatan amal dengan tangan kanan dan langkah kaki yang digunakan menuju masjid akan menjadi saksi dan mendatangkan pahala ( barang siapa pergi ke masjid di waktu pagi atau sore, maka Allah menyiapkan baginya tempat di surga setiap kali ia pergi ),
(4) terhindar dari kemunafikan dan kefaqiran di dunia ( sesungguhnya salat yang paling berat bagi orang munafik adalah salat Isya’ dan Subuh, seandainya mereka tahu keutamaan yang ada pada keduanya , niscaya mereka akan mendatanginya walaupun dengan merangkak ),
(5) mendapat perlindungan dan cahaya di hari kiamat serta melintas di atas Syirotol mustaqim bagaikan kilat yang menyambar ( berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan dalam kegelapan menuju masjid dengan cahaya yang sempurna pada hari kiamat ).
Di akhir tausiah disampaikan salat berjamaah bukan hanya sekadar aktivitas ibadah,melainkan juga sarana untuk memperkuat keimanan, menjalin persaudaraan, serta mendapatkan keberkahan dunia dan akhira. Hal tersebut sesuai dengan tema Peringatan Maulid Nabi SAW “ Memetik Keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam Membentuk Karakter –Ibadah Salat Berjamaah– Generasi Muda Islami”. Melalui peringatan ini mari kita jaga dan rutinkan salat berjamaah , karena fadhilah yang dijanjikan Allah SWT sangatlah besar dan mulia. Tim Website – Humas 2026
