SMA Negeri 1 Cangkringan menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi pengurus organisasi sekolah masa bakti 2026/2027 pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari tiga organisasi sekolah, yaitu Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Rohani Islam (ROHIS), dan Pleton Inti (TONTI).

Pelaksanaan LDK menjadi salah satu upaya sekolah dalam mempersiapkan peserta didik agar memiliki jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, serta keterampilan bekerja sama dalam menjalankan organisasi. Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 WIB ini dirancang dalam rangkaian aktivitas yang memadukan pembekalan materi, latihan kedisiplinan, pengembangan keterampilan komunikasi, penyusunan program kerja organisasi, pelantikan, hingga kegiatan kebersamaan melalui permainan kelompok. Seluruh rangkaian tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta dalam memahami peran dan tanggung jawab sebagai pengurus organisasi di lingkungan sekolah.

Menanamkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Dini

Kegiatan diawali dengan pengondisian peserta dan registrasi oleh panitia siswa pada pukul 06.30–07.00 WIB. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan upacara pembukaan di aula sekolah pada pukul 07.00–07.30 WIB dibuka secara resmi oleh Bimo Susetyo,S.Si.,M.Pd. selaku kepala sekolah, inti sambutannya  melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memahami bahwa kepemimpinan bukan sekadar kedudukan atau jabatan dalam organisasi, melainkan amanah yang menuntut keteladanan, kedisiplinan, kemampuan mengambil keputusan, serta kesediaan melayani dan bekerja bersama orang lain.

Setelah pembukaan, peserta memperoleh materi *Manajemen Organisasi dan Kepemimpinan* yang disampaikan oleh Agus Priyantoro, S.Pd., M.Pd. selaku pengawas pembina dari Baldikmen Kabupaten Sleman. Materi berlangsung pada pukul 07.30–08.30 WIB di aula sekolah. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya pengelolaan organisasi, pembagian tugas, koordinasi antaranggota, perencanaan kegiatan, serta pelaksanaan tanggung jawab sesuai dengan peran masing-masing.

Manajemen organisasi menjadi salah satu bekal penting bagi pengurus muda agar mampu menjalankan program kerja secara terstruktur dan terarah. Organisasi yang baik membutuhkan visi yang jelas, komunikasi yang efektif, pembagian tanggung jawab yang seimbang, serta komitmen seluruh anggota untuk mencapai tujuan bersama.

Melatih Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi public speaking pada pukul 08.30–09.30 WIB. Sesi ini bertujuan mengembangkan keberanian dan kepercayaan diri peserta dalam berbicara di depan umum, menyampaikan gagasan, mempresentasikan rencana kegiatan, serta berkomunikasi secara santun dan efektif.

Dengan pembekalan ini, peserta diharapkan lebih siap menjalankan tugas organisasi, terutama ketika harus menyampaikan gagasan dalam forum, memimpin kegiatan, menjadi perwakilan organisasi, ataupun melakukan koordinasi dengan pihak sekolah. Setelah sesi public speaking, peserta mengikuti pergantian pakaian olahraga dan makan ringan pada pukul 09.30–10.00 WIB.

Membentuk Disiplin, Ketegasan, dan Kekompakan melalui Latihan PBB

Pada pukul 10.00–11.30 WIB, peserta mengikuti latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) di lapangan basket. Kegiatan ini dipandu oleh dua orang pelatih dari TNI Angkatan Darat (TNI AD) Koramil. Latihan PBB menjadi sarana pembentukan karakter yang menekankan kedisiplinan, ketepatan mengikuti instruksi, konsentrasi, ketegasan, tanggung jawab, dan kekompakan.

Menyusun Program Kerja sebagai Wujud Tanggung Jawab Organisasi

Setelah mengikuti latihan PBB, peserta melaksanakan ISHOMA (istirahat, salat, dan makan) serta berganti seragam pada pukul 11.30–12.15 WIB. Kegiatan ISHOMA dilaksanakan di masjid dan ruang agama sesuai dengan pengaturan panitia. Agenda utama berikutnya adalah pembuatan program kerja masing-masing organisasi yang berlangsung pada pukul 12.15–14.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan SMA Negeri 1 Cangkringan dengan pendampingan panitia serta guru yang bertugas.

Program kerja yang baik perlu memiliki tujuan yang jelas, sasaran yang tepat, pembagian tugas, jadwal pelaksanaan, kebutuhan perlengkapan, serta evaluasi yang terukur. Perencanaan juga perlu mempertimbangkan kondisi sekolah, kemampuan sumber daya organisasi, dan kebermanfaatan kegiatan bagi peserta didik. Melalui kegiatan ini, peserta dilatih untuk berdiskusi, menyampaikan gagasan, menentukan prioritas, membangun kesepakatan, dan menyusun rencana secara bersama-sama.

Pelantikan Pengurus dan Penguatan Komitmen Organisasi

Pada pukul 14.00–14.30 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan upacara pelantikan dan penutupan di aula sekolah. Agenda ini menjadi bagian penting dalam rangkaian LDK karena menandai penguatan komitmen peserta terhadap tanggung jawab organisasi yang diemban. Pelantikan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk meneguhkan kesediaan pengurus dalam menjalankan amanah, mematuhi tata tertib sekolah, menjaga nama baik organisasi, serta menjadi teladan bagi peserta didik lainnya.

Mempererat Solidaritas melalui Kegiatan Game Fun

Pada pukul 15.00–15.15 WIB, peserta melakukan perjalanan menuju Pendopo Pak Heru. Setibanya di lokasi, peserta mengikuti kegiatan game fun yang berlangsung pada pukul 15.15–16.45 WIB dengan pendampingan panitia outbound dan panitia kegiatan. Permainan kelompok dirancang sebagai sarana membangun kebersamaan dan mempererat hubungan antarpeserta. Melalui aktivitas ini, peserta memperoleh kesempatan untuk berinteraksi dalam suasana yang lebih santai, mengenali karakter rekan satu tim, serta mengembangkan komunikasi dan kerja sama.

Membangun Organisasi yang Aktif, Kreatif, dan Bertanggung Jawab

Pelaksanaan LDK SMA Negeri 1 Cangkringan masa bakti 2026/2027 diharapkan menjadi bekal awal bagi pengurus OSIS, ROHIS, dan TONTI untuk menjalankan organisasi secara lebih terarah. Kepemimpinan yang baik perlu dibangun melalui proses belajar, pengalaman, keteladanan, evaluasi, dan komitmen untuk terus berkembang.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami tugas dan fungsi organisasi, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari. Kedisiplinan perlu diwujudkan melalui kepatuhan terhadap aturan, tanggung jawab melalui penyelesaian tugas, komunikasi melalui sikap saling menghargai, serta solidaritas melalui kesediaan membantu dan bekerja bersama. Keberhasilan organisasi juga membutuhkan sinergi antara pengurus, anggota, pembina, dan pihak sekolah.

Oleh karena itu, program kerja yang telah direncanakan perlu ditindaklanjuti dengan pelaksanaan yang konsisten, koordinasi yang baik, dokumentasi kegiatan, serta evaluasi berkala agar setiap program dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan. LDK menjadi salah satu langkah strategis dalam membentuk generasi pemimpin pelajar yang berintegritas, berkarakter, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi sekolah.

Harapannya, pengurus OSIS, ROHIS, dan TONTI masa bakti 2026/2027 dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menghadirkan kegiatan organisasi yang edukatif, inspiratif, dan bermanfaat bagi seluruh warga sekolah. Melalui semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus belajar, organisasi sekolah diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan potensi, kreativitas, kepedulian sosial, dan kepemimpinan peserta didik di SMA Negeri 1 Cangkringan.

SMA Negeri 1 Cangkringan — Membangun Generasi Berkarakter, Disiplin, dan Siap Memimpin Masa Depan. Tim Website-Humas 2026