Cangkringan, Sleman – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta SBO (Sekolah Berbasis Organisasi/Ekstrakurikuler Teknologi Informasi) SMAN 1 Cangkringan. Dua murid berbakat, Okta Aditya Dwi Nugroho dan Elnino Saputra Ramadhan, berhasil mengembangkan website resmi Hari Ulang Tahun SMAN 1 Cangkringan ke-28 sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung transformasi digital sekolah. Laman akses https://ultah28.sman1cangkringan.sch.id/

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran di SBO tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memberikan pengalaman praktik yang mampu menghasilkan karya nyata dan bernilai. Melalui bimbingan Pramono, S.Kom, para murid mendapatkan kesempatan untuk mempelajari berbagai keterampilan di bidang teknologi informasi, khususnya pengembangan website.

Website yang dikembangkan oleh Okta dan Elnino dirancang sebagai pusat informasi kegiatan Hari Ulang Tahun SMAN 1 Cangkringan. Melalui platform tersebut, warga sekolah dapat mengakses informasi acara, jadwal kegiatan, pengumuman, hingga dokumentasi kegiatan dengan lebih mudah dan cepat.

Lebih dari sekadar proyek sekolah, keterampilan yang diperoleh dari SBO telah membuka peluang ekonomi bagi para murid. Dari keterampilan tersebut, Okta mampu memperoleh penghasilan sebagai hasil dari kerja keras, kreativitas, dan kompetensi yang terus dikembangkan.

“Melalui SBO, saya tidak hanya belajar membuat website, tetapi juga memahami bagaimana mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja dan industri digital. Pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan berkarya,” ungkap Okta.

Pembina SBO, Pramono, S.Kom, menyampaikan bahwa tujuan utama program SBO adalah membekali murid dengan keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini. Menurutnya, kemampuan digital seperti web development memiliki prospek yang sangat luas dan dapat menjadi bekal berharga bagi murid di masa depan.

“Kami ingin murid tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi digital yang bermanfaat. Keberhasilan Okta dan Elnino menunjukkan bahwa murid SMA mampu menghasilkan karya yang berdampak nyata,” jelas Pramono, S.Kom.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi murid lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, khususnya di bidang teknologi informasi. Dengan semangat belajar, kreativitas, dan kemauan untuk terus berkembang, murid dapat menghasilkan karya yang tidak hanya bermanfaat bagi sekolah tetapi juga membuka peluang karier dan usaha di era digital. Humas-Tim Website.