Sesuai dengan program kerja dari Waka Humas dalam hal mempererat tali persaudaraan diantara keluarga besar Guru, Tenaga Administrasi Sekolah, serta Pengurus Komite SMA Negeri 1 Cangkringan ( beserta keluarga ), Minggu, 21 Juni 2026 diadakan Pertemuan Keluarga Besar SMA Negeri 1 Cangkringan.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh kelompok 1 bertempat di Resto Joglo Jamal 17 beralamat Jalan Magelang Km.17, Karangharjo, Margorejo, Tempel, Sleman, Yogyakarta . Acara pertemuan dimulai jam 09.15 WIB – 11.00 WIB. dipandu oleh Enggar Primadito Sukasno,S.Pd. ( untuk bahasa yang digunakan selama kegatan pertemuan adalah bahasa Jawa ) dengan dihadiri oleh Guru, Tenaga Administrasi Sekolah, serta Pengurus Komite beserta keluarga ( istri,suami,anak ) sejumlah 70 peserta. Kegiatan pertemuan tersebut diawali dengan doa pembuka dilanjutkan dengan pembacaan Kitab Suci Al quran – Gema Wahyu Illahi Surat At Taubah Ayat 36 oleh Tiara Azmi Mardatilah,S.E. dan Sari Tilawah oleh Arum Mustikawati,S.Pd.
Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Bimo Susetyo, S.Si.,M.Pd. selaku kepala sekolah ucapan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran Bapak/ Ibu Guru-TAS SMANCA ada kekurangan dalam penyambutan mohon maaf. “Saya atas nama sekolah mengucapkan terima kasih kepada Bapak/ Ibu Guru-Tas semua yang hadir pada pertemuan keluarga besar pagi ini lebih-lebih yang tergabung di kelompok 1 bulan Juni 2026 semoga dengan adanya pertemuan seperti ini dapat menjalin silahturahmi dan mempererat tali persaudaraan.” jelas Bimo Susetyo.
Setelah sambutan kepala sekolah dilanjutkan siraman rohani atau tausiyah dan doa disampaikan oleh Ustaz H Abdur Rosid,S.Pd.,M.Pd. Dalam kesempatan tausiyah disampaikan tentang Empat bulan yang sangat dimuliakan oleh Allah SWT yakni Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.
“ Muharam berarti ‘diharamkan atau dipantang’, bulan ini merupakan bulan suci yang mulia, penuh berkah dan momen penting untuk melakukan evaluasi diri-muhasabah- serta dapat menjadikan titik tolak untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik dan meningkatkan amal ibadah kepada Allah SWT.” Jelas ustaz Rosid. “
Kita melaksanakan ibadah harus berpedoman pada hadist – innamal a’malu binniyat- segala perbuatan dan amalan kita dinilai dari niat di dalam hati, misal menuntut ilmu dalam hadist -tholabul ilmi faridatun muslimin wal muslimat- menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim.’ tegasnya. Diakhir tausiahnya disampaikan makna utama menuntut ilmu yakni sebagai kewajiban mutlak, sepanjang hayat, serta pahala besar. Acara dilanjutkan dengan Darma Wanita dipandu oleh Dra. Sunarti,M.Si. serta pembagian doorprize untuk putra-putri dari Bapak/Ibu Guru-TAS SMANCA. Acara ditutup jam 11.00 WIB. dilanjutkan dengan ramah tamah. Tim Website – Humas Smanca 2026
