Penyiraman merupakan pekerjaan rutin yang sangat penting untuk tanaman agar terus tumbuh dan berkembang. Sistem penyiraman yang dilakukan secara otomatis dapat meringankan beban untuk menyediakan air ketika tanaman membutuhkannya. Otomatisasi dapat digunakan atau dimanfaatkan untuk membantu dalam pekerjaan yang bersifat rutinitas karena dapat berjalan terus menerus tanpa mengenal waktu. Proyek ini menggunakan Arduino IDE, Wemos D1R1 (Mikrokontroler unit utama), Relay 5 volt, sensor kelembaban tanah, dan sprinkler. Kemudian alat Otomatisasi tersebut dibuhungkan dengan aplikasi Blynk yang di download melalui aplikasi Blynk. Arduino berguna untuk menghadapi permasalahan yang terjadi pada kehidupan saat ini. Sisitem ini diprogram sedemikian rupa sehingga akan merasakan tingkat kelembaban tanaman dan menyediakan air jika diperlukan.Jenis sistem ini sudah diterapkan di SMA Negeri 1 Cangkringan untuk membantu pekerjaan penyiraman.
Berita Terbaru
- SMANCA GELAR PELEPASAN MURID KELAS XII TAHUN AJARAN 2025/2026 ANGKATAN KE-26 “Mengukir Prestasi Menyongsong Masa Depan Cemerlang”
- SMAN 1 Cangkringan Gelar Bedah Juknis SPMB: Sekolah Perkuat Pemahaman Teknis Penerimaan Murid Baru
- MURID SMANCA LULUS 100 % TAHUN AJARAN 2025/2026
- UPACARA HARDIKNAS 2026 DI SMANCA “Wujudkan Pendidikan Bermutu Menuju Indonesia Cerdas, Maju, dan Bermartabat”
- SIMULASI EVAKUASI BENCANA TAHUN 2026 DI SMA NEGERI 1 CANGKRINGAN “Dua Dasawarsa Gempa Jogja: Bangkit dan Siaga Bencana”
