Penyiraman merupakan pekerjaan rutin yang sangat penting untuk tanaman agar terus tumbuh dan berkembang. Sistem penyiraman yang dilakukan secara otomatis dapat meringankan beban untuk menyediakan air ketika tanaman membutuhkannya. Otomatisasi dapat digunakan atau dimanfaatkan untuk membantu dalam pekerjaan yang bersifat rutinitas karena dapat berjalan terus menerus tanpa mengenal waktu. Proyek ini menggunakan Arduino IDE, Wemos D1R1 (Mikrokontroler unit utama), Relay 5 volt, sensor kelembaban tanah, dan sprinkler. Kemudian alat Otomatisasi tersebut dibuhungkan dengan aplikasi Blynk yang di download melalui aplikasi Blynk. Arduino berguna untuk menghadapi permasalahan yang terjadi pada kehidupan saat ini. Sisitem ini diprogram sedemikian rupa sehingga akan merasakan tingkat kelembaban tanaman dan menyediakan air jika diperlukan.Jenis sistem ini sudah diterapkan di SMA Negeri 1 Cangkringan untuk membantu pekerjaan penyiraman.
Berita Terbaru
- UPACARA PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA TAHUN 2026 “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”
- BPMP PROVINSI KEPULAUAN RIAU STUDI TIRU SPAB DI SMANCA “Manajemen Risiko, Integrasi Kurikulum, Simulasi Berkala”
- Pemilos-Pelantikan Osis Smanca Tahun Ajaran 2026/ 2027 Wujud Demokrasi Dan Regenerasi Kepemimpinan Murid
- Penarikan Mahasiswa Praktik Kependidikan UNY 2026
- SMAN1 Cangkringan Menggelar In-House Training 2026 “Perkuat Kompetensi Guru dan TAS”
