Menindaklanjuti Surat Edaran dari Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor: 41 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Simulasi Evakuasi Bencana di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana ( HKB ) Tahun 2026.
Berkaitan dengan surat edaran tersebut SMA Negeri 1 Cangkringan yang terletak di Lereng Gunung Merapi tepatnya di Dusun Bedoyo, Wukirsari, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta lebih-lebih masuk KRB 3 melaksanakan kegiatan simulasi evakuasi bencana gempa bumi.
Kegiatan Simulasi Bencana Gempa tersebut dilaksanakan pada Jumat , 24 April 2026 jam 09.00 – 09.45 Wib bertempat di lingkungan sekolah baik di dalam ruangan maupun di lapangan upacara yang diikuti oleh seluruh warga sekolah baik Guru-Tas maupun peserta didik.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat budaya sadar bencana, meningkatkan pemahaman prosedur penyelamatan, serta membangun kesiapsiagaan kolektif di seluruh warga sekolah. Kegiatan tersebut dibagi menjadi tiga tahapan yakni tahapan pertama gladi kotor, tahapan kedua gladi bersih, dan tahapan ketiga simulasi.
Dalam kegiatan tersebut melibatkan komandan tanggap darurat, petugas kedaruratan kantor, narator, sarpras bencana termasuk peralatan evakuasi tandu,P3K, pengeras suara, tanda jalur evakuasi dan titik kumpul, dan dokumentasi. . “ Simulasi evakuasi bencana gempa bumi di SMA Negeri 1 Cangkringan sangat bermanfaat, melatih kesiapsiagaan, meningkatkan keterampilan mitigasi, memperkuat koordinasi, serta membangun budaya sadar bencana bagi seluruh warga sekolah secara nyata dan berkelanjutan dalam meningkatkan keselamatan bersama”,ungkap Bimo Susetyo,S.Si.,M.Pd. selaku kepala sekolah. Setelah melaksanakan simulasi diakhiri dengan tahapan yel-yel dengan slogan/ tagline: #SiapUntukSelamat, #JogjaTangguh#HKBN2026,#JogjaSiagaBencana##SmancaLuarBiasa#..!!!
